Terkini
Operasi Patuh Toba 2026, Sat Lantas Polres Tanjung Balai Amankan Arus Lalu Lintas PagiKombes Pol Parojahan Simanjuntak Pimpin Audit Hari ke-3 SMP Obvitnas PT Indonesia Chemical Alumina di PontianakLuruskan Pemberitaan Dugaan Jual Beli Kamar Hunian, Lapas Tegaskan Penempatan WBP Sesuai Prosedur dan Buka Ruang Verifikasi LapanganKombes Parojahan Pimpin Tim Audit SMP ke PT Indonesia Chemical Alumina Perkuat Sistem Manajemen Pengamanan ObvitnasTingkatkan Standar Keamanan Energi, Baharkam Polri Selesai Klarifikasi Obvitnas PT PGNPatroli Humanis di Perairan Tanjung Balai: Polisi Sambangi Nelayan, Sampaikan Pesan Keselamatan hingga Bahaya NarkobaPolsek Datuk Bandar Gelar Jumat Curhat di Tanjung Balai, Ajak Warga Bersinergi Jaga Keamanan LingkunganOps Patuh Toba 2026: Satlantas Polres Tanjung Balai Beri Rasa Aman Pelajar Lewat Pengamanan Jam Pulang SekolahOperasi Patuh Toba 2026, Sat Lantas Polres Tanjung Balai Amankan Arus Lalu Lintas PagiKombes Pol Parojahan Simanjuntak Pimpin Audit Hari ke-3 SMP Obvitnas PT Indonesia Chemical Alumina di PontianakLuruskan Pemberitaan Dugaan Jual Beli Kamar Hunian, Lapas Tegaskan Penempatan WBP Sesuai Prosedur dan Buka Ruang Verifikasi LapanganKombes Parojahan Pimpin Tim Audit SMP ke PT Indonesia Chemical Alumina Perkuat Sistem Manajemen Pengamanan ObvitnasTingkatkan Standar Keamanan Energi, Baharkam Polri Selesai Klarifikasi Obvitnas PT PGNPatroli Humanis di Perairan Tanjung Balai: Polisi Sambangi Nelayan, Sampaikan Pesan Keselamatan hingga Bahaya NarkobaPolsek Datuk Bandar Gelar Jumat Curhat di Tanjung Balai, Ajak Warga Bersinergi Jaga Keamanan LingkunganOps Patuh Toba 2026: Satlantas Polres Tanjung Balai Beri Rasa Aman Pelajar Lewat Pengamanan Jam Pulang Sekolah

Kabaharkam Polri Minta Anggota Tak Berkompromi dengan Perusak Lingkungan

Oleh Admin

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:16 WIB

JAKARTA – Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri Komjen Pol Herry Heryawan menegaskan integritas menjadi harga mati bagi seorang Polisi Khusus Kehutanan. Personel diminta tidak berkompromi dengan para perusak lingkungan.

“Jangan pernah mau berkompromi dengan para perusak lingkungan, dan jangan sekali-kali menyalahgunakan wewenang yang telah dipercayakan oleh negara,” ujar Herry dalam keterangan tertulis, Jumat, 16 Oktober 2026.

Herry menjelaskan pendidikan Polri tidak hanya bertujuan meningkatkan kemampuan teknis personel. Pendidikan itu juga membentuk karakter, kedisiplinan, dan integritas aparat yang bertanggung jawab terhadap perlindungan lingkungan.

“Tugas menjaga hutan memiliki tantangan yang semakin kompleks. Karena itu, personel Polisi Khusus Kehutanan harus memiliki ketegasan dalam menghadapi berbagai bentuk pelanggaran,” jelas Herry.

Herry menyampaikan sebanyak 586 personel telah menyelesaikan pendidikan dan pelatihan di Pusat Pendidikan Pembinaan Masyarakat (Pusdik Binmas) Lemdiklat Polri. Pelatihan itu merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto.

Herry menyebut personel mendapatkan pembekalan berbagai kemampuan kepolisian, mulai dari deteksi dini, pemolisian masyarakat, pengaturan, penjagaan, pengawalan dan patroli, hingga penanganan awal tempat kejadian perkara.

“Kemampuan itu diharapkan memperkuat pengawasan kawasan hutan, mengidentifikasi potensi gangguan keamanan lingkungan, serta meningkatkan efektivitas pencegahan dan penanganan karhutla,” kata Herry.

Herry juga menekankan pentingnya penguasaan teknologi. Personel diminta mampu memanfaatkan drone, analisis citra satelit, pemantauan titik panas, serta sistem informasi intelijen kehutanan.”Jadilah Polisi Khusus Kehutanan yang responsif, modern, dan adaptif terhadap dinamika era digital,” ujar jenderal polisi bintang tiga itu.

Polri menargetkan 70 ribu personel Polisi Khusus Kehutanan secara bertahap. Penguatan itu dilakukan untuk memperkuat perlindungan hutan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan.

Penulis : Chairul Rasyid

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom bertanda * wajib diisi.